Allah berfirman;
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآب
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali ‘Imran: 14)
Sebagian wanita tidak sadar dan menganggap cara untuk menundukkan hati suami, membuat suami mengerti, menunjukkan ketidakpekaan suami dengan cara marah-marah, kesal dengan menentang suaminya lagi berkata kasar, intonasi suara yang tinggi. Bahkan tak jarang seorang istri ketika berdebat pendapat tanpa malu isbal lidahnya, dalam artian bercerita tentang keburukan suaminya di luar rumah; berteriak sampai tetangga dan anaknya tau tentang masalahnya dengan suami.
Ada juga yang dijumpai mungkin wanita yang tak pandai berkata-kata, tak pandai bergaya bahasa dalam berdebat, dalam pertengakaran namun kerongkonganmu penuh dengan kalimat yang sulit di utarakan. Tersebab rasa takutnya dan di lain sisi malu dengan suaminya sehingga sulit menjelaskan dan kemudian hanya airmata yang mengalir dari wanita. Percayalah sifat kewanitaanmu termaksud senjata yang paling hebat wahai muslimah, yakinlah bahwa kamu mampu menghancurkan, melunakkan kerasnya laki-laki untuk mencapai tujuan yang di harapkan.
Rasullulah shalalhu alaihi wassalam bersabda bahwasanya " Aku tidak melihat ada manusia yang kurang akan dan agama. Namun demikian luar biasanya menghilangkan akal seorang laki-laki yang tegar dibandingkan kalian para wanita". (Muttafaqun alahi, diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).
Allah jadikan hal itu fitrah bagi dirimu. Maka ingatlah dan perhatikan betul bahwa laki-laki yang tegar itu bisa hilang akalnya di hadapan sifat kewanitaan seorang wanita. Jika laki-laki yang tegas, tegar yang jika berkata "iya" maka "iya" dan jika berkata "tidak" maka "tidak" lalu bagaimana dengan yang biasa saja? tentu lebih mudah terpedaya, mudah ditahlukkan di hadapan wanita.
Maka dirimu wahai istri, wahai muslimah, untukmu calon istri sadarilah bahwasanya ketika berumah tangga kelak kamu memiliki senjata berikut yang telah Allah beri dengan sifat kewanitaan yang engaku punya yaitu sebagai berikut ini;
- Berkata dengan perkataan yang lembut dan lirih. Hal ini adalah satu sebab yang membuat laki-laki, membuat suamimu itu tidak mampu berkata kasar, terlebih kepada perempuan yang betul-betul ia cintai dan membuat laki-laki tidak mampu bersuara tinggi.
- Pandai bermanja-manja. Misalnya, engkau ingin membeli sesuatu. Sambil bermanja- manja ketika berdua engkau memeluknya dari belakang dan meletakkan dagumu di atas pundaknya, maka sosok suami itu tidak mampu menolak permintaanmu. Entah itu barang ini dan itu terlebih jika sang suami memiliki uang dan kemampuan untuk mewujudkannya, mudah baginya mengatakan "iya".
- Menyambut suami, melepas kepergian atau pulang dari bekerja di luar yang engkau lakukan dengan penuh adab.
- Cerdas dan pandai dalam meminta sesuatu. Sebab kecedasan yang engkau miliki akan punya strategi dalam meminta, menyampaikan sesuatu agar suami rida dengan itu. Misalnya kasus kematian putra Ummu Sulaim dan Abu Thalha, dimana sikap cerdas Ummu Sulaim dengan berdandan, masak, melayani, membuat analogi sehingga membuat keridaan suaminya atas takdir Allah dengan kematian putra mereka dan belajar untuk bersabar. Jadi, semisal engkau ingin meminta permintaan yang terbilang besar atau hadiah dari suamimu maka pandai-pandailah mengatur strategi agar mencari rida suami
- Keindahan menampakkan kesedihan yang alami tanpa di buat-buat. Hal juga yang menjadi salah satu yang ampuh untuk menundukkan suami dalam meminta sesuatu. Misalnya, engkau kehilangan barangmu dan engkau menampakkan kesedihan yang menarik hati suami untuk memudahkan urusanmu.
- Sihir air mata. Air mata wanita itu menyihir laki-laki yang hendak marah, sebab kadangkala ketika sang suami murka, tersinggung dan sang istri tidak mampu merespon apa-apa kecuali dengan air mata maka sang suami yang betul-betul mencintainya tidak akan mampu untuk melanjutkan pertengkarannya lagi.
Ingat ketika dalam bermanja-manja dengan suamimu bukan lantas membuat dirimu melalaikan kewajiban, melalaikan pekerjaan rumah, menelantarkan anak, enggan masak, berdandan dll. Sehingga hal inilah justru menjadi salah satu sebab rusaknya banyak rumah tanggamu.
disampaikan oleh Ustadz Dr. Aris Munandar, SS, MPI