Sabtu, 29 Januari 2022

Agar Muslimah siap menikah #03




    Allah berfirman;

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآب

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali ‘Imran: 14)

   

    Sebagian wanita tidak sadar dan menganggap cara untuk menundukkan hati suami, membuat suami mengerti, menunjukkan ketidakpekaan suami dengan cara marah-marah, kesal dengan menentang suaminya lagi berkata kasar, intonasi suara yang tinggi. Bahkan tak jarang seorang istri ketika berdebat pendapat tanpa malu isbal lidahnya, dalam artian bercerita tentang keburukan suaminya di luar rumah; berteriak sampai tetangga dan anaknya tau tentang masalahnya dengan suami. 

    Tak sedikit wanita yang merasa bangga dengan paras cantiknya, dengan pendidikannya, dengan kekayaan sehingga enggan menerima pemberian suami, merasa tidak layak berterima kasih dengan suaminya. Sehingga, lidahnya seolah semacam pedang yang memotong dengan sekali tebasan. Ingatlah wanita, bahwa suamimu harus engkau hormati sebagai pemimpin. Jangan sampai membuat suamimu di waktu pagi bersedih dan sore hari mencela. Artinya siang sensara dan malam pun kondisinya sama. Lahaulawalakuataillabillah

    Ada juga yang dijumpai mungkin wanita yang tak pandai berkata-kata, tak pandai bergaya bahasa dalam berdebat, dalam pertengakaran namun kerongkonganmu penuh dengan kalimat yang sulit di utarakan. Tersebab rasa takutnya dan di lain sisi malu dengan suaminya sehingga sulit menjelaskan dan kemudian hanya airmata yang mengalir dari wanita. Percayalah sifat kewanitaanmu termaksud senjata yang paling hebat wahai muslimah, yakinlah bahwa kamu mampu menghancurkan, melunakkan kerasnya laki-laki untuk mencapai tujuan yang di harapkan. 

Rasullulah shalalhu alaihi wassalam bersabda bahwasanya " Aku tidak melihat ada manusia  yang kurang akan dan agama. Namun demikian luar biasanya menghilangkan akal seorang laki-laki yang tegar dibandingkan kalian para wanita". (Muttafaqun alahi, diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).

    Allah jadikan hal itu fitrah bagi dirimu. Maka ingatlah dan perhatikan betul  bahwa laki-laki yang tegar itu bisa hilang akalnya di hadapan sifat kewanitaan seorang wanita. Jika laki-laki yang tegas, tegar yang jika berkata "iya" maka "iya" dan jika berkata "tidak" maka "tidak" lalu bagaimana dengan yang biasa saja? tentu lebih mudah terpedaya, mudah ditahlukkan di hadapan wanita.

    Maka dirimu wahai istri, wahai muslimah, untukmu calon istri sadarilah bahwasanya ketika berumah tangga kelak kamu memiliki senjata berikut yang telah Allah beri dengan sifat kewanitaan yang engaku punya yaitu sebagai berikut ini; 

  • Berkata dengan perkataan yang lembut dan lirih. Hal ini adalah satu sebab yang membuat laki-laki, membuat suamimu itu tidak mampu berkata kasar, terlebih kepada perempuan yang betul-betul ia cintai dan membuat laki-laki tidak mampu bersuara tinggi.
  • Pandai bermanja-manja. Misalnya, engkau ingin membeli sesuatu. Sambil bermanja- manja ketika berdua engkau memeluknya dari belakang dan meletakkan dagumu di atas pundaknya, maka sosok suami itu tidak mampu menolak permintaanmu. Entah itu barang ini dan itu terlebih jika sang suami memiliki uang dan kemampuan untuk mewujudkannya, mudah baginya mengatakan "iya".
  • Menyambut suami, melepas kepergian atau pulang dari bekerja di luar yang engkau lakukan dengan penuh adab. 
  • Cerdas dan pandai dalam meminta sesuatu. Sebab kecedasan yang engkau miliki akan punya strategi dalam meminta, menyampaikan sesuatu agar suami rida dengan itu. Misalnya kasus kematian putra Ummu Sulaim dan Abu Thalha, dimana sikap cerdas Ummu Sulaim dengan berdandan, masak, melayani, membuat analogi sehingga membuat keridaan suaminya atas takdir Allah dengan kematian putra mereka dan belajar untuk bersabar. Jadi, semisal engkau ingin meminta permintaan yang terbilang besar atau hadiah dari suamimu maka pandai-pandailah mengatur strategi agar mencari rida suami
  • Keindahan menampakkan kesedihan yang alami tanpa di buat-buat. Hal juga yang menjadi salah satu yang ampuh untuk menundukkan suami dalam meminta sesuatu. Misalnya, engkau kehilangan barangmu dan engkau menampakkan kesedihan yang menarik hati suami untuk memudahkan urusanmu.
  • Sihir air mata. Air mata wanita itu menyihir laki-laki yang hendak marah, sebab kadangkala ketika sang suami murka, tersinggung dan sang istri tidak mampu merespon apa-apa kecuali dengan air mata maka sang suami yang betul-betul mencintainya tidak akan mampu untuk melanjutkan pertengkarannya lagi.
    Hal diatas merupakan keenam hal yang bisa engkau lakukan membuat suamimu patuh, membuat suamimu menuruti keinginanmu, melancarkan urusan, memetik pahala. Jadi bukan dengan cara marah-marah, bukan dengan engkau nampakkan sikap kesalmu, bukan juga dengan intonasi yang tinggi. 

    Ingat ketika dalam bermanja-manja dengan suamimu bukan lantas membuat dirimu melalaikan kewajiban, melalaikan pekerjaan rumah, menelantarkan anak, enggan masak, berdandan dll. Sehingga hal inilah justru menjadi salah satu sebab rusaknya banyak rumah tanggamu.

disampaikan oleh Ustadz Dr. Aris Munandar, SS, MPI




Jumat, 28 Januari 2022

Agar muslimah siap menikah #02


  
“Keberkahan taat suami itu didahului keberkahan ketulusan ittiba' terhadap perintah Allah ta'ala dan Rasul-Nya shallallaahu Alaihi Wasallam, Maka biasakanlah dirimu engkau taat kepada suami dan bersabar serta meningkatkan kesabaran dalam ketaatan. Sesungguhnya engkau dalam ibadah dan sesungguhnya engkau sedang memberikan respon positif terhadap perintah Allah dan perintah Rasul-nya shallallaahu Alaihi Wasallam".



    

Kamis, 27 Januari 2022

Agar Muslimah siap menikah #01

 

Umar Ibnu Khattab mengatakan; 

"Barangsiapa yang ikhlas niatnya terhadap kebenaran kepada Allah, meskipun Merugikan dirinya sendiri maka Allah akan bereskan antara dia dengan manusia. Dan siapa yang menampak-nampakan sesuatu yang tidak nyata, sesuatu yang tidak demikian dirinya maka Allah akan menjelekkan".
  
    Sejumlah adab dan akhlak yang mendasar diperlukan dalam pergaulan suami istri yang dengan ini sang istri bisa menarik hati suami, mengambil cinta suaminya sehingga mendorong langgengnya pergaulan suami istri. Disampaikan bahwa kelanggengan, kebaikan, keharmonisan itu diperoleh ketika masing-masing keduanya sadar ada karakter khas dalam pergaulan.

Jadi, jika belum dan sesudah menikah apa hak kita yang utama?

    Perbaiki hubungan antara dirimu dengan Allah, Maka mudah bagi Allah memperbaiki hubunganmu dengan manusia termaksud dengan suamimu. Masih ingatkan engkau bahwa Dia itu indah, Allah itu bersama orang yang bertakwa, orang-orang berbuat baik. Oleh sebab itu, ketika dirimu wahai muslimah berupaya memperbaiki hubungan dengan-Nya, maka sangat kecil bagi Allah untuk mempermudah urusanmu dalam mendapatkan cintai sesama. Apalagi ini bentuk cintai istimewa yang pasti yaitu dicintai dari hati hati orang-orang beriman kepada-Nya. Jika kamu memberikan hatimu kepada Penciptamu, maka Dia sang pemilik hati akan mengkondisikan supaya hati mereka-mereka yang beriman tertujuh padamu. 

Karena Allah berfirman;

"Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian menolong agama Allah, niscaya Dia akan menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian". (Qs Muhammad : 7)

 Oleh Al-Hakim At-Tirmidzi dari Abu Darda' Radhiallahu Anhu: 

“Tidaklah seorang hamba menghadapkan hatinya kepada Allah, kecuali Allah akan jadikan hati orang-orang yang beriman mendatanginya dengan Cinta"

    Jika Allah menginginkan seseorang untuk terlindung dari kejahatan manusia, diberi kemudahan menghadapi beragam kesusahan dan keluar dari bermacam kesempitan atau ingin tahu mana yang benar dan salah maka Allah menjamin untuk siapa saja yang beribadah kepada-Nya dengan sebenar-benar ibadah. Allah jadikan usaha seseorang mudah dengan ketakwaan.

Firman Allah Ta'ala:

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. Ath Tholaq: 2-3).

   Jika ikhlas niat karena Allah subhanahu wa ta'ala, yang dia pikirkan dan amalnya itu untuk mendapat wajah Allah Subhanahu Wa Ta'ala maka Allah bersamanya, Allah itu bersama orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat baik dan modal dari takwa dan berbuat baik adalah murninya niat karena Allah dalam melaksanakan kebenaran dan Allah itu tidak ada yang mengalahkannya.

    Para ulama Fiqih saling mewasiatkan tiga hal di antara mereka dan sebagiannya menulis surat menyampaikan hal ini kepada yang lainnya yaitu Siapa yang beramal untuk akhirat maka Allah akan membereskan urusan dunianya; Siapa yang memperbaiki keadaannya ketika sepi sendiri maka akan diperbaiki keadaannya ketika bersama dengan orang lain; dan siapa yang memperbaiki hubungan antara dia dengan Allah, maka akan diperbaiki hubungan antara dia dengan manusia.

    Abu Hazim mengatakan "tidaklah seorang hamba itu berbuat baik memperbagus hubungan antara dia dengan Allah, kecuali Allah akan memperbagus hubungan antara dia dengan manusia. Dan tidaklah Allah mengeruhkan hubungan antara dia dengan Allah kecuali Allah akan jelekkan hubungan antara dia dengan para hamba".

    Yakinlah dengan pertolongan Allah, bantuan Allah, penjagaan dari Allah dan perhatian kepada Allah dengan syarat jika engkau wahai muslimah istikamah di atas jalan kebaikan, perbaiki hubungan antara dirimu dengan Allah. Maka dengan hal ini akan terwujud bagimu kebahagiaan lahiriyah dan batiniyah. 

    Jika seorang wanita itu telah memperbaiki hubungannya dengan Allah yang membuat ibadahnya bagus, kualitas agamanya bagus. MAKA apa manfaatnya terkait dengan kehidupan rumah tangga yang tidak lepas dari cobaan?

     Jika kamu diberi kemudahan untuk mendapatkan lelaki yang Salih, lelaki yang baik, lelaki yang berakal, yang berpikir jauh ke depan, yang adil maka bergembiralah wahai saudariku engkau mendapatkan kebahagiaan lahir dan batin

    Namun jika seorang muslimah telah Istikamah dijalan kebenaran, jalan Islam namun ternyata engkau mendapatkan cobaan mendapatkan suami, mendapatkan laki-laki yang ternyata tidak menjaga hak-hak Allah pada dirimu. Maka kamu tidaklah kehilangan kebahagiaan batin dengan kepasrahan terhadap Qadar dan takdir Allah subhanahu wa ta'ala.

    Hendaknya masing-masing muslimah itu memantaskan diri mendekat kepada Allah. Istikamah diatas jalan kebenaran. bukan karena memantaskan diri itu pasti dapat lelaki yang salih karena dia telah memantaskan diri sebagai wanita shalihah? hal ini belum tentu. Bisa jadi kamu diberi kemudahan untuk punya suami yang shalih, berakal, bertanggungjawab, adil maka dia dapat kabar gembira lahir dan batin. Dan jika kita telah memantaskan diri, Istikamah diatas Jalan Kebenaran ternyata diberi ujian lelaki yang  tidak seindah apa yang dikira maka berbahagialah bahwasanya engkau wahai muslimah tetap akan mendapatkan kebahagiaan batin syaratnya pasrah dengan takdir Allah bersabar dengan cobaan dan ujian Allah.

disampaikan oleh Ustadz Dr. Aris Munandar, SS, MPI



 

baca lagi

Agar Muslimah siap menikah #01

yang lainnya